Selamat Jalan Om An – Part 4

sambungan post sebelumnya, selamat jalan om an – part 3

29 Januari 2013 – 19.30 WITA

prosesi pengabenan om an sudah selesai, setelah ngaben kali ini om an langsung dilanjutkan dengan prosesi memukur, di sekretariat pasek, ga jauh dari krematorium.

IMG_2942

wak dokter lagi nulis nama om an

prosesi memukur sendiri berarti penyucian atma ato roh dari yang telah meninggal dan di aben, sehingga bisa naik tingkatannya menjadi dewa pitara.

foto2 prosesi memukur, untuk penjelasan prosesi memukur gw ambil dari blog lain ya, masih berhubungan sama hindu dan bali juga kok.

….yang dimaksud upacāra Mamukur, adalah upacāra kelanjutan dari upacāra Ngaben, berupa penyucian Ātma agar tidak terbelenggu oleh badan halus, mengubah dan meningkatkan status Ātma menjadi Piṭṛa atau DewaPiṭṛa untuk nantinya setelah disthanakan, dapat disembah oleh pratisantana atau anak cucu keturunannya.

sumber : http://sanggrahanusantara.blogspot.com/2009/03/makna-upacara-mamukur-mapandes.html

IMG_2951

IMG_2952

IMG_2953

IMG_2954

IMG_2955

IMG_2956

IMG_2964

IMG_2966

IMG_2944

foto-foto diatas itu adalah sedikit momen memukur om an yang dilaksanakan malam hari setelah upacara ngaben. belum selesai sih foto2 nya, karena habis dari foto terakhir di atas itu gw mesti ikut muspa/sembahyang memohon supaya atma om an bisa lepas dari ikatan2 duniawi.

29 Januari 2013 20.51 WITA

acara berikutnya yaitu : Ngeseng Puṣpalingga (iya ngabil dari blog yang sebelumnya juga hehe)

ini foto2 nya :

IMG_2971

IMG_2972

kok ada 2 ya puspa lingga nya? iya 2 1 buat om an, satunya buat sangge.

nah, sangge? apa itu? sangge menurut penjelasan kakek dan ortu berarti leluhur keluarga yang udah terlebih dahulu di aben dan sudah memukur, tapi mungkin saja prosesi memukur yang dahulu masih ada kekurangan sehingga dipanggil lagi untuk disucikan kembali. untuk sepisfik siapa yang diwakilkan oleh sangge, gw ga bisa jawab. pokoknya leluhur, itu aja jawaban dari ortu dan kakek.

IMG_2974

IMG_2976

IMG_2980

IMG_2982

IMG_2984

IMG_2989

IMG_2990

29 Januari 2013 21.24 WITA

Sekah tunggal

Selesai upacāra Ngeseng, maka arang/abu dari puṣpaśarīra dimasukkan ke dalam degan (kelungah) kelapa gading, dibungkus kain putih dan dihias dengan bunga harum selanjutnya disthanakan di dalam bukur, di atas padma anglayang atau di dalam bokor perak, diikuti dengan persembahyangan oleh keluarga.

IMG_3003

IMG_3006

setelah puspa lingga / puspa sarira tersebut habis dibakar, abunya dimasukkan lagi ke dalam bungkak nyuh gading, untuk nantinya dibawa ke pantai matahari terbit untuk dihanyutkan.

berhubung di post ini udah lumayan banyak fotonya, biar ga kepanjangan disambung di post berikutnya aja yaaa

bersambung  ke Selamat Jalan Om An – part 5 (end)

Advertisements

2 comments on “Selamat Jalan Om An – Part 4

  1. Pingback: Rangkaian upacara ngaben, memukur, dan dewa pitara prathista 29 Januari 2013 | Tweenbee's Archive

  2. Pingback: Selamat Jalan Om An – Part 5 (End) | Tweenbee's Archive

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s