Review Web Browsers – Part 2

Postingan ini adalah lanjutan dari postingan Review Web Browsers sebelumnya.

Nah, karena pada postingan sebelumnya saya telah mem-benchmark 5 top browser di dunia, sekarang tinggal menambahkan review akhir berdasarkan pengalaman penulis selama menggunakan kelima browser tersebut.

Kita mulai dari browser dengan nilai tertinggi and pemenang dari segi performance, mengalahkan chrome dengan skor performa 4:2

#1 Winner: Opera Browser 10.61

Basically performa opera memang cukup memuaskan di platform manapun. Baik Opera Mobile, Opera Mini, Opera Browser for NDS, maupun Opera Desktop browser. Fitur – fitur yang ada pada opera pun tidak kalah menariknya disbanding browser lain. Sebagai contoh, opera turbo. Opera turbo merupakan fitur dari opera yang memungkinkan peningkatan kecepatan hingga berkali kali lipat dengan menurunkan kualitas gambar pada page yang di load dan penurunan prioritas script dan flash.

Selain itu adanya fitur quick preferences mempermudah pengaturan proxy. Hanya perlu seali melakukan setting proxy pada opera, dan jika ingin menonaktifkan cukup tekan F12. Gampang kan?

Plus-minus opera

Plus

Minus

Cepat

Beberapa situs tidak kompatibel (ex. Sicyca.stikom.edu)

Memiliki banyak fitur dasar (bukan widget/ add-on)

Opera turbo membuat captcha semakin tidak terbaca

Konsumsi resource kecil

Ketika update harus menginstall kembali opera

Stabil ketika membuka banyak tab

 

Support BitTorrent secara default (:D)

 

Support private / incognito browsing

 

Simple

 

 

*Note : Di kampus stikom Surabaya, lantai 3 gedung merah, opera turbo bekerja SANGAT BAIK, menaikkan kecepatan browsing hingga 4x :D:D:D

 

Score dari penulis : 9 / 10

 

#2 Runner-Up Google Chrome 5.0.3

Browser yang satu ini hanya perlu 1 komentar : Cepat. Yap.

Hanya kata itu yang dapat merefleksikan google chrome saat ini. Meskipun opera mendapat poin tertinggi pada benchmark yang lalu, google chrome tetap menjadi pilihan penulis untuk browsing. Google chrome pada dasarnya sangatlah simple, dengan address bar yang merangkap search engine, chrome tentu membuat nyaman para penggunanya. Selian itu chrome lebih dahulu meiliki fitur incognito browsing, browsing tanpa meninggalkan jejak di history. Chrome sudah support beberapa add-on layaknya Mozilla, contoh adblock plus.

Kenapa google chrome begitu cepat? Google chrome dilengkapi dengan V8, sebuah JavaScript engine yang sangat kuat didesain khusus untuk membuka web yang sangat complex sekalipun. Selain V8, chrome masih memiliki senjata webKit, sebuah rendering engine yang juga digunakan pada safari.

Plus – minus Google Chrome

Plus

Minus

Cepat

Tidak stabil untuk download

Kompatibel hampir semua website

 

Adanya omnibox (address bar + search bar)

 

Incognito browsing

 

Chrome Task manager

 

Uuhhh…. Sementara hanya itu minus untuk google chrome, selama penulis memakai chrome, hamper tidak ada keluah kecuali download speed yang terus turun bahkan ketika koneksi sedang kosong.

Score dari penulis : 9.5 / 10

 

#3 The Efficient yet so-so Browser : Safari for windows 4.0.5

First impression : love it! Simple, elegan, dan kecepatan browsing yang sedang membuat safari menjadi pilihan kedua penulis untuk menggunakannya jika sedang bosan dengan chrome. Kenapa bukan opera pilihan kedua? Opera penulis khususkan untuk browsing di areal kampus stikom Surabaya.

Safari hampir mirip dengan chrome. Safari memiliki fitur top sites, yang memungkinkan kita melihat situs mana saja yang sering kita kunjungi selama menggunakan safari. Bookmark pada safari sangat simple, berupa tulisan tanpa icon yang terletak diatas tab. Beda safari dengan chrome adalah ketika kita membuka tab baru, pada taskbar windows, terutama windows 7, akan terlihat seperti jendela baru. Selain hal – hal diatas, safari sangat pas untuk melengkapi tema snow leopard pada windows 7 he he he…

Plus – minus Safari

Plus

Minus

Simple

Kecepatan sedang, dibanding chrome yang sama sama menggunakan webKit

Elegan

Fitur safari pada windows sedikit berbeda dengan safari pada apple mac os x

Ada fitur top sites layaknya speed dial

Konsumsi memori agak besar

Bookmark cukup simpel

Belum ada add-on yang bisa menutupi kekurangan safari

Ada pilihan untuk menampilkan/menghilangkan menu bar

Tidak begitu usr friendly, khususnya pengguna windows

   
   

 

Score dari penulis : 6 / 10

 

#4 Best browser for Download : Mozilla Firefox

Ahh Firefox. Browser standar yang biasa digunakan orang – orang di Indonesia sebagai pengganti IE yang…. Kelewat lambat…

Firefox sendiri menonjolkan sisi cutomisasi, dimana user bisa mengganti persona(baca : tema), menambah add-on dll. Namun add-on tersebut bisa menjadi boomerang bagi firefox, terbukti pada benchmark amatir ala penulis dengan tools dari web futuremark, firefox hanya menempati peringkat ke 4…dari 5 kontestan. Oh cool. K

Selain sisi customisasi, firefox menonjolkan sisi transfer rate dari data. Firefox yang dipersenjatai add-on DownThemAll atau FireDownload. Bisa mencapai kecepatan download yang bisa dibilang extreme. Firefox sebetulnya masih perlu plugin untuk membuka beberapa web yang penuh dengan interaksi layaknya flash, shockwave, dll…

Firefox juga browser yang cukup mudah di “tuning” sehingga menjadi lumayan ceat ketika browsing, namun belum bisa menyamai Google chrome.

Plus

Minus

Banyak tersedia add-on

Kecepatan browsing sedang

Ada integrated download manager

Kadang-kadang beberapa add-on tidak bekerja

Lebih user friendly karena banyak pengguna

Cukup sering crash

Browser yang mengimplementasikan tab sebelum opera

Konsumsi memori agak besar

Ada bookmark manager

 

Kompatibel dengan hampir semua situs

 
   

 

Score dari penulis : 7 / 10

 

#5 The uuhh…. “Backup” browser : Internet Explorer

What to say? Internet explorer adalah browser bawaan windows yang amat sangat lambat! Meskipun ada beberapa inovasi dari Microsoft untuk meningkatkan keamanan browsing, tapi tampaknya kecepatan bukan suatu pertimbangan bagi Microsoft R&D. If only I could yell at Microsoft tech support “hello!!! We want a faster browsing and compatibility with all website not just a plain super-secure browser that doesn’t do anything good!” (kecuali untuk download Mozilla kali yah?) hamper semua elemen pada IE menempati posisi bontot.terendah.crap. mungkin kegunaan Internet explorer lebih pada aplikasi yang benar benar bergantung padanya, contoh beberapa aplikasi web hanya bisa dibuka di internet explorer, contoh lainnya… uhh… lab stikom masih menggunakan IE6… GOSH!

Plus

Minus

Untuk download browser lainnya

Lambat (sangat)

Ada fitur proteksi

Tidak ada add-on yang bagus

 

Beberapa website menolak pengguna IE

 

Sampai IE 6 belum ada tab

   
   
   

 

Score dari penulis : 1 / 10 Totally BUSTED!!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s